Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara

Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara

Lolos Semifinal, Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara di Kejuaraan Dayung Junior Asia

Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara. Atlet dayung junior Indonesia, Febrian, berhasil lolos ke babak semifinal dalam Kejuaraan Dayung Junior Asia yang sedang berlangsung. Dengan prestasinya ini, Febrian kini memiliki target untuk menjadi juara dalam kompetisi tersebut.

Kejuaraan Dayung Junior Asia merupakan ajang bergengsi bagi atlet dayung muda dari berbagai negara di Asia. Kompetisi ini diadakan setiap tahun dan menjadi ajang untuk mengukur kemampuan atlet-atlet muda dalam olahraga dayung.

Febrian, yang merupakan atlet dayung junior berusia 18 tahun, telah menunjukkan performa yang mengesankan sejak awal kompetisi. Dalam babak penyisihan, Febrian berhasil finis di posisi teratas dan melaju ke babak selanjutnya dengan percaya diri.

Saat ditanya tentang targetnya dalam Kejuaraan Dayung Junior Asia, Febrian mengungkapkan ambisinya untuk menjadi juara. “Saya sudah bekerja keras selama ini dan saya yakin bisa meraih hasil yang terbaik dalam kompetisi ini. Saya berharap bisa membawa pulang medali emas untuk Indonesia,” ujar Febrian dengan penuh semangat.

Febrian juga mengungkapkan bahwa persiapan yang dilakukan tim dayung junior Indonesia sangat intensif. Mereka telah berlatih dengan keras dan melakukan berbagai strategi untuk memaksimalkan performa mereka dalam kompetisi ini.

Selain itu, Febrian juga mengaku terinspirasi oleh atlet dayung senior Indonesia yang telah meraih prestasi gemilang di tingkat internasional. “Saya melihat mereka sebagai panutan dan motivasi untuk terus berjuang. Saya ingin menjadi seperti mereka dan membawa nama Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.

Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara

Kejuaraan Dayung Junior Asia ini bukan hanya tentang persaingan antar negara, tetapi juga merupakan ajang untuk mempererat persahabatan antar atlet. Febrian mengaku senang dapat bertemu dengan atlet-atlet muda dari berbagai negara dan berbagi pengalaman serta pengetahuan dalam olahraga dayung.

Dalam semifinal nanti, Febrian akan bertanding dengan atlet-atlet terbaik dari negara lain. Namun, dia tidak gentar dan siap memberikan yang terbaik dalam setiap lomba yang dijalani. Febrian yakin bahwa dengan kerja keras dan keyakinan diri, dia dapat mencapai tujuannya untuk menjadi juara.

Kejuaraan Dayung Junior Asia masih akan berlangsung beberapa hari lagi dan kita semua berharap yang terbaik bagi Febrian dan tim dayung junior Indonesia. Semoga mereka dapat meraih prestasi gemilang dan membawa pulang medali emas untuk negara kita.

Dengan semangat dan tekad yang kuat, Febrian siap menghadapi tantangan di Kejuaraan Dayung Junior Asia. Kita semua berharap dia dapat mencapai tujuannya dan menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan berprestasi dalam olahraga dayung.

Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara

Ban Chang: Atlet dayung junior Indonesia, Febrian lolos ke semifinal kejuaraan Dayung Junior Asia di Ban Chang, Thailand. Turun di nomor single junior male, pada heat 3 yang berisikan negara Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab dan Hongkong, Febrian finish di urutan kedua sekaligus lolos ke semifinal di Komplek Rowing and Canoeing Training Center, Ban Chang, Thailand, (14-18 Desember 2023).

Febrian menyampaikan dirinya akan menyimpan tenaga untuk pertandingan final nanti. “Saya simpan tenaga untuk semifinal nanti. Semoga bisa lolos ke final dan juara” jelas Febrian menanggapi posisinya yang hanya menempati urutan kedua pada babak penyisihan.

Sementara itu, Dicky Kencana Devera yang berpasangan dengan Rooney Jeremi Manurung di nomor junior men double harus puas menempati peringkat 5 dan harus mengikuti babak penyisihan repechage untuk melengkapi 3 tim yang sudah lolos langsung ke semifinal.

Atlet Dayung Junior Febrian Target Juara

“Mengingat anak-anak ini masih junior, sulit bagi kami untuk memetakan kekuatan masing-masing negara, sehingga kami tidak dapat menentukan target medali. Yang terpenting bagi kami, selain memberikan pengalaman bertanding yang berkualitas bagi anak-anak, kami juga akan memberikan yang terbaik,” ujar Manajer Qurrotul Ayun.

Pada kejuaraan Dayung Junior Asia yang diikuti oleh 20 negara di Asia, Indonesia mengirimkan 4 atlet yang terdiri dari 1 orang atlet putra turun di men single, 2 orang atlet putra turun di men double dan 1 atlet putri turun di women single yakni Puteri Agni Anugrah.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis